Hasil Tak Mengkhianati Usaha

Jika terjadi sebuah keberhasilan orang suka sekali dengan kalimat “hasil tak mengkhianati usaha“, aku setuju namun itu terlalu sombong jika ku berucap begitu, yang ku yakini jika aku berhasil bagus dengan segala usaha yang ku lakukan, tangan Tuhan tentu ikut campur, doa orangtuaku jauh di sana , bahkan doa adik-adikku yang secara diam-diam, kerjasama partner,admin, teknisi bahkan bos ku yg oke-in ini projectnya bisa diambil dan kerjakan. Awal yang baik untuk sebuah karir ku. Sebagaimana aku bercerita memulai karir karir diusia 28 tahun sempat membuat ku seperti orang bego beneran ga tau mau mulainya bagaimana, peralihan profesi dari IR ke marketing sekaligus sales product real itu adalah sebuah tangangan buatku, belajar dari nol. Selang waktu saking aku ga bisa membagi waktu untuk menulis perlu mood yang memaksa untuk menulis dimana aku ingin menuliskan kenangan-kenangan yang ada dalam hidup ku. Tentang penghujung taun yang memberiku cuan, Alhamdulillah bisa menggantikan hpku yg rusak dari Bulan November 2020, kehujanan disaat pulang demo product dari klien. Ya bersyukur sudah tergantikan dan aku pindah tempat tinggal yang lebih dekat dengan kantor kemudian kubekali dengan sepeda, ya aku akan pulang pergi kantor dengan sepeda. Trennya juga begitu sekaligus bonus olahraga dan sehat untukku. Aku tidak lagi menikmati playlist galau di transjakarta😃 atau kadang memilih tidur karena sudah capek dijalan aja. Tapi, ada yang lebih galau ternyata aku menikmati hujan dengan mood swing tetiba mewek akhir-akhir ini melandaku.

Kembali dengan 1st mega project tadi, perjalanan ke kota cirebon yang pertama bagiku, sayangnya aku tidak memoto ikon Kota Cirebon, saking sibuknya disana. Namun, aku cukup selera dengan nasi jamblangnya, tiba disana rombongan kami makan nasi jamblang tengah larut malam, 3 hari di sana setiap hari ada menu nasi jamblang, laukan cumi hitamnya itu yang jadi favoritku. Sepulang dari sana, ada 2 orang teknisi kesayangan kami yang sakit, dan seminggu sakit ternyata positif covid, dan tepat 3 minggu dirawat, beliau meninggal.

Selamat jalan Pak Hendra, Senior teknisi, driver saat pp Cirebon-Jakarta, orang yang gak pernah nolak diajak aku canvasing dan aku banyak belajar dari beliau, dialah yang tau bagaimana nasib sales buta produk seperti aku. Semuanya akan menjadi amal baik selama kebersamaan kita dan Allah tempatkan disisiNya yang terbaik.”Aamin.

Foto-foto di Cirebon😃.

Ku yakinkan diri untuk selalu bersemangat bahwa karir ini akan menjadi jalan kesuksesan untukku. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kehidupan ku kedepannya.🙏🙏

I Want To Be Loved

WhatsApp Image 2020-12-14 at 15.47.09

 doc pribadi: Selfi pagi

Seperti ini lho  curhatan ku sekarang, bakal panjang ya kalo ngopi bisa abis segelas ditemani roti bakar Bandung, hujan-hujan enak lho😉.

Alasan panjang, Ya Tuhan manajemen waktu ku kacau balau akhir-akhir ini sebagai anak baru 6 bulan dikantor aku harus banyak belajar tentang pekerjaan di kantor, merancang projek kecil-kecilan, development sales kit, dan titekbengek lainnya. Terus lagi aku ga ada habis mengeluh ( bukan tidak bersyukur) ampun ya Tuhan aku ingin bercerita saja, jarak kekantor dari petakan ku ini lumayan jauh menghabiskan waktu 1,5 jam Transjakarta, wah, dalam perjalanan bisa menulis? Kagak, aku milih tidur atau aku menikmati lagu-lagu galau yang belakangan ini banyak menjadi soundtrack cerita cintaku yang aku ceritakan lagi disini😍. Setelah ku cerita cinta ku yang kelihatan memang udah persipakan untuk sakit hati huhu( persilahkan orang menyukaiku dan ku sambut perhatiannya setelah itu bukan lancar jaya seperti tol dan my romance’s life langsung terus naik saham, tidak temans. Sudah ku prediksi dan prepare dari awal juga, kalau mau buka hati harus siap luka juga, kek kita nyeker ya kalo udh buka sandal ya siap aja ada beling , kerikil duri yang nusuk ditelapak kaki, kira-kira begitulah.

Jatuh cinta diusia ku sekarang yang jelas bukan cinta monyet lagi apalagi terbiasa adat orang Indonesia, seriusin biar nikah dan jadi jodoh. Aku si ga tau juga kedepannya gimana tapi kali ini jatuh cinta dengan dia seperti ada episode nya tiap minggu kalau didrakorin kayaknya bisa juga😃. Jadi, setiap jumat sore itu jadwal dating kita la, ya sekedar makan kwetiau di warung pinggir jalan Pakde , bagi yang di kwetiau Singapore ya kayak gini receh, tapi ya buat kami berdua ya cukup. Lha, satu kantor kan tiap hari ketemu, ketemu iya tapi untuk kasih perhatian itu ga sempet, saling sayangan ga sempet, projek masing-masing aja bikin keleyengan😀. Ya, sesekali dia bisa la flirting gitu aja, ya kita si emang ga niat backstreet apalagi publish, ya namanya juga dikantor, yang jelas masih terjaga sikap kamu berdua selama dikantor ya jadi partner kerja seutuhnya, tentang hati kami cukup dewasa😍😍.

Jadwal hanya jadwal ketika projek masing-masing kami sampai hari jumat itu lembur masing-masing juga, ga ad waktu untuk dating sekedar ke pantai nikmatin angin sore di pantai deket kantor, deket si naek motor 5 menit saja kesana. Sekedar mengantar ku pulang pun ga sempat.

Aku sempet baper dengan mendengarkan lagu-lagu galau dari Tri Suaka dan Nabila menepi, sialannya hampir sebulanan itu diperjalanan pulang kerja aku menikmati lagu itu dengan hati ku terluka. Aku dicuekin, aku merasa hanya sebagai pelampiasan disaat dia sedih, dia kesepian, dia capek dan disaat dia ada projek kemudian dia berhasil dengan segala kesibukannya dia, dia seperti melupakan keberadaanku. Dan aku terkapar sendiri dengan segala pikiran ” Taik, aku hanya persimpangan” Lagi, dan lagi. Minggu berikutnya, ya sudah aku akan coba menghindari dia.

Ternyata dia menyadari, aku mencoba menghindari dia lagi dia memberi ku perhatian dan dating time lagi, aku berusaha membuat diriku biasa aja dengan segala itu, biasa aja Jul, tetap saja aku ini persinggahan dia.

Wah, persinggahan? Maksudnya gimana ni apakah aku jadi yang kedua, bisa jadi😉 aku jadi yang kedua setelah karirnya dan juga bukan prioritasnya, bisa jadi juga aku memang yang kedua, dan aku gak akan cari tau juga, ku pikir. Tapi kok masih mau? Hati hanya yang merasakan la yang tau, kalau belum rasain kita hanya bisa judge, komen, nyinyir dan ya baiknya nasehat. Kalau udah urusan hati kadang sampai ada yang toxic tapi dalam kamus ku kalau sudah menyakiti dan toxic segera lepaskan. Curhatan ku kek gini yang jafi alarm ku lepas atau tidak kedepannya, jadi ada pengingatnya sudah sampai mana aku berpetualang dengannya, masih bisa dilanjutkan atau tidak. Ada pengingatnya.

Disaat kegalaun yang ku matangin sendiri, ah se-sensitif itu aku sekarang, whats wrong with me? Umurkah, matengkah atau normalnya emang gitu? Entahlah.

Ngambeknya aku tu ke dia hanya sekali tersampaikan gegara bener-bener aku dicuek dan aku ungkapin kedia malah aku ditertawai , heuh kan kurang adem tu orang. Aku juga pancing curhat tentang ya kehidupan diluar kantor ya dari respon dia, aku bukan prioritas, dan dari aku sendiri , g abisa curhat, ngadu, mewek tentang keadaan diri ku, sekedar bilang aku demam aja ga bisa. Pernah aku emang lagi pusing gitu dan aku ga banyak omong tapi dia cuma liatin aja ga aksih perhatian gimana-gimana dari situ lagi dan lagi aku membujuk diri ku, sudah lah, biasa saja. Lagian aku emang tidak terikat hubungan yang arahnya jelas. Sudah lah Jul, begitu cara meghindari rasa sakit hati. Perhatian dia semusim saja, kadang-kadang.

Tapi, bagaimana dia ke aku, dia curhat semua masalah, keadaan terburuk dia, respon ku gimana, aku menyemangati, aku peduli, mendoakan dan aku masih kirim emot kiss buat dia tetap semangat, biar tidak terlihat aku coba cuek aku masih berusaha memanjangkan chat dan obrolan tentang dunia dia. Memberi pujian juga tak lupa.

Aku emang pendengar yang baik, tapi aku tidak sebodoh yang dulu untuk memberi wejangan sok pinternya diriku atau kadang akau memberi solusi cerdas untuk sebuah masalah, sedangkan masalahku saja menumpuk. Perjalanan hati ku dengan dia ini, aku merasa muak memberi perhatian, aku malah belajar menjadi selfish kan ga bagus tapi hati ku tergerak begitu. Karena aku merasa aku pantas dicintai,aku tak ingin aku yang berusaha keras aku ingin menjadi princess aja sesekali. Mimpih wkwkw. Ah, bodo la emang hidup dunia ini tentang mimpi dan bangun, liatin aja gimana kedepannya kan.

Peruntungan Cinta Ku ( Eps. On Going)

Sekarang itu Neng mending dicintai daripada mencintai , ya kalo dicintai balas mencintai, gitu aja. Capek mencintai mulu, tepatnya bertepuk sebelah tangan, taik… Sepenggal kalimat terucap saat bercerita dengan salah satu sahabat baik ku sekarang-Neng.

Bagaimana rasa dicintai? Pertama ya orangnya suka sama kita, kasih perhatian, sampai kasih materi at least isnot money only ya😃. Dan dia bisa share for us, what u wanted or his wanted. Nah, sebagai yang dicintai kalo sudah merasa dia mencintai kita tulus, ikhlas, bukanvtujuan untuk hal buruk dan bikin kita nyaman, why not?, kita membalas mencintainya dan kita baru bisa disebut pasangan. Kita? Aih, kalian wkwkwk.

Peruntunganku tentang dicintai memang tidak sebagus dan seberuntung teman sepermainanku, bersyukur dari dulu sedikit sadar tentang menemukan kebahagian itu bukan dari oranglain saja apalagi pasangan.

And then, sekarang aku ingin bercerita peruntungan cintaku eps on going. Cinlok susah dielakkan ya, guess what? Jelas di kantor ku yang sekarang, dari face bukan tipe ku banget tapi dari awal yang ku omongkan tadi, perhatian. Dia memberi ku perhatian, that’s mean he like me, ya dia udah bilang itu, dengan pertemuan dari senin-jumat setelah bulan ke-3 aku bekerja di kantor sekarang, he had confession. Hari-hari berjalan seperti biasanya ada energi plus semangat untuk aku dan dia untuk kekantor, ya ketika suntuk ya bisa liat muka atau dengar suara masing-masing aja ya kalian tau gimana senyawa cinta itu untuk manusia😃. Bisa jadi booster😃😃, yang ku suka dari saling mencintai itu ya ini, sekali lagi bisa jadi booster untuk ga bete, biar bisa senyum terus wait, kalo ada yang menyanggah mencintai kadang ada nangis, tulisan kali ini tentang yang senyum-senyum aja dulu😄😄. Keliatan kan lagi bahagianya? Alhamdulillah😍😍.

Awalnya juga aku masa bodo dengan perhatian dia,maksudnya aku cuek la, ya aku juga menghindari karena satu kantor, ngeri-ngeri nanti baperan ngaruh ke suasana kerja. Eh, pertahanan ku untuk tidak mengindahkan perhatiannya pun roboh, ya orang kasih perhatian terus bikin nyaman kenapa ga dibalas, aku tau aku ga sejahat itu la ya. Ya Tuhan, di usia sekarang itu udah ga kayak gini cara mencintai (menurut netijen atau rakyat indonesia yang julid) wkwkw. Padahal, karena sesuatu itu ga terjadi dengan kita sendiri kita jadi mudah nyinyir dan judge orang lain. Terus, kita juga ga paham diri kita dan ga mau mengakui apa yang terjadi. Ya, sekarang aku sudah di fase bisa mengakui apa yang terjadi padaku, termasuk apa yang dirasakan hati kecil ku juga, bahkan jiwa ku. Menjadi seseorang yang seperti ini serasa hidupku lebih plong dan sesuai dengan realita😃 no halu halu more😁😁.

Al akhirnya,kita sepakat be a couple. Please nanti aja bahas atau kalo ada dibenak kalian pertanyaan tentang nikah keep aja, aku dan dia menjalani kisah ini se-jalan nya aja. Asal jangan saling menyakiti, kalau sudah saling menyakiti ya we should be break. Gitu komit kita, anehkah? Aku rasa ga si, lha aku dan dia yang jalaninnya.

Update-tan episode kisah percintaanku akan ku ceritakan ya, setidak aku bisa melatih diti untuk disiplin menulis, kalau untu review hal lain kek nya susah banget buat nulis, jadi percintaan, bahagia, air mata, galau itu lebih mudah untuk diungkapkan dalam tulisan😃. Jadi, jangan sampai ketinggalan ya tulisan berikutnya, ya cerita nya😄. Selamat menjalani hidup dengan cinta yang ada dan ikhlas🙏🙏.